Selamat Datang di Wabsite Resmi
DPRD Kota Sukabumi
Friday, 19 Oct 2018
 
 
    DPRD KOTA SUKABUMI
    Kota Sukabumi Sambut Ramadhan Dengan Pawai Ta'ruf PDF Print E-mail
    Written by Administrator   
    Friday, 26 May 2017 09:57

    Juanda, (Humas Setwan).- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, ribuan warga Kota Sukabumi, dari berbagai elemen mulai unsur pelajar hingga masyarakat umum keliling kota dengan membawa atribut bernuansa Islami. Kirab menyambut bulan suci Ramadhan, secara resmi dibuka Walikota Sukabumi, HM. Muraz, Rabu (23/5’17), diLapang Merdeka."Pawai atau kirab Ramadhan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak rizki kepada warga seperti diberikan kesehatan," kata Walikota.


    Di sisi lain, Muraz mengimbau kepada warganya agar selama Ramadhan untuk bersama-sama memeriahkan masjid seperti solat berjamaah dan pihaknya juga sudah mempunyai agenda taraweh keliling ke setiap masjid di Kota Sukabumi.

    Selain itu, untuk warganya yang bukan muslim harus menghormati umat muslim yang tengah melaksanakan ibadah puasa wajib ini dan meningkatkan toleransi. Serta seluruh tempat hiburan malam (THM) dilarang beroperasi selama Ramadhan dan untuk warung makan tidak membuka dagangannya saat siang hari dan baru boleh berjualan mulai pukul 16.00 WIB.

    Walikota menghimbau pula, kepada organisasi masyarakat (ormas) agar tidak melakukan sweeping rumah makan dan THM selama Ramadhan karena sudah ada petugas keamanan baik dari TNI, Polri maupun Satuan Polisi Pamong Praja.

    Sebelumnya, para peserta kirab terkonsentrasi di Lapang Merdeka yang kemudian menuju Jalan Jendral Ahmad Yani, Otista, Siliwangi dan berakhir di Balai Kota Sukabumi. Dalam rombongan kirab ini juga turut dikawal drumband sehingga menambah semarak penyambutan datangnya bulan suci umat Islam tersebut. (B/Bay/Mz)

    Last Updated on Friday, 16 June 2017 10:46
     
    ALMAMATER BERUNJUKRASA TERKAIT PASAR PELITA PDF Print E-mail
    Written by Administrator   
    Friday, 26 May 2017 09:15

    Juanda, (humas Setwan).Puluhan massa yang terdiri dari pedagang Pasar Pelita, Lembaga Swadaya Masyarakat  (LSM) Koalisi Masyarakat Pengawal Konstitusi (Kompak), serta Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Tertindas (Almamater), menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Sukabumi, Kamis (23/5/2017).

    Last Updated on Friday, 16 June 2017 10:45
    Read more...
     
    PASAR GELEDOG AKAN DIBANGUN PEMERINTAH KOTA SUKABUMI PDF Print E-mail
    Written by Administrator   
    Wednesday, 24 May 2017 14:36

    Juanda, (Humas Setwan).- Dalam tahun 2017 ini, selain akan membangun Pasar Pelita, Pemerintah Kota Sukabumi menurut rencana akan membangun Pasar Geledog, tepatnya di Jalan Perpustakaan, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pembangunan pasar tersebut, seperti dijelaskan Walikota Sukabumi di Balaikota, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Pemerintah Kota Sukabumi sudah mengalokasikan anggarannya, yakni sebesar Rp. 1 milyar.


    Walikota berharap, proses pembangunan pasar tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. Untuk itu, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Diskop UKM-PP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian) Kota Sukabumi, sedang melakukan proses administrasi pelelangan proyek pembangunan pasar tersebut, serta diharapkan bisa selesai pada bulan Juni atau bulan Juli 2017 ini. Karena Pemerintah Kota Sukabumi mengharapkan, seluruh tahapan pembangunan pasar tersebut bisa dilaksanakan pada tahun 2017 ini.

    Apabila pembangunan pasar tersebut sudah selesai, lanjutnya, seluruh pedagang pisang dan buah-buahan lainnya yang berjualan di jalan depan pasar tersebut, harus masuk ke dalam pasar. Karena maksud dan tujuan dibangunnya pasar tersebut, untuk merelokasi dan menampung para pedagang tersebut. Untuk itu, pembangunan pasar tersebut, menurut rencana akan dibangun dan ditingkatkan menjadi dua lantai, serta jumlah rukonya akan ditambah.

    “Apabila pembangunan pasar tersebut sudah selesai, tidak akan ada lagi pedagang pisang dan buah-buahan lainnya yang berjualan di jalan depan pasar tersebut, sehingga suasana di jalan depan pasar tersebut akan lebih tertata dengan baik, serta lebih tertib, bersih, indah dan nyaman. Karena keberadaan para pedagang tersebut, merusak pemandangan dan estetika kota, sebab terkesan kumuh,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi dan Pendanaan Pembangunan Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Sukabumi, Ir. Asep Sunarjat, M.K.M. menjelaskan, pihak Bappeda Kota Sukabumi sudah meminta kepada semua pihak terkait, agar segera menyusun DED (Detail Engineering Design) pembangunan pasar tersebut. Karena seluruh tahapan pembangunan pasar tersebut, harus selesai pada tahun 2017 ini.

    Untuk proyek pembangunan pasar tersebut menurutnya, dilakukan lelang murni. Sebab anggaran yang digunakan untuk pembanguan pasar tersebut, menggunakan anggaran pemerintah, bukan anggaran dari pihak ketiga atau investor. (B/Bay/Mz)

    Last Updated on Friday, 16 June 2017 10:44
     
    KOTA SUKABUMI DEKLARASIKAN KEBHINEKAAN PDF Print E-mail
    Written by Administrator   
    Wednesday, 24 May 2017 15:23

    Juanda, (Humas Setwan).- Upacara Hari Kebangkitan Nasional Tingkat Kota Sukabumi,  di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Senin (22/5), berlangsung khidmat. Walikota Sukabumi dalam sambutannya mengingatkan, bhinneka tunggal ika harus terpelihara dengan utuh dan baik. Tandasnya, jangan sampai tercabik-cabik terpecah-pecah hanya karena upaya provokatif orang yang tidak jelas.

    Last Updated on Friday, 16 June 2017 10:45
    Read more...
     
    Kampanye Hidup Sehat Tanpa Rokok PDF Print E-mail
    Written by Administrator   
    Wednesday, 24 May 2017 14:08

    Juanda, (Humas Setwan).- Hari anti tembakau sedunia (HATS), Rabu (23/5), secara resmi dibuka .Walikota Sukabumi, M Muraz, didepan Gedung Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.  Pada kesempatan tersebut, mantan Sekda Kota Sukabumi ini ikut terjun langsung mengkampanyekan agar warga menjauhi rokok. “Ini untuk mendorong masyarakat berprilaku hidup bersih dan sehat serta memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang tidak merokok,” katanya.


     

    Menurut Muraz, kampanye itu untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat yang tidak merokok di lingkungan Kota Sukabumi.  Terlebih Pemkot sudah jauh-jauh hari membuat Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Dengan adanya peraturan tersebut, ia berharap masyarakat bisa mentaatinya.

    Seperti dijelaskan Walikota, kampanye HATS sebagai bentuk dukungan langsung, agar masyarakat yang tidak merokok, mereka dapat terlindungi dan ada beberapa kawasan yang tidak boleh ada yang merokok.

    Hal ini juga, lanjutnya, sebagai proses dalam mewujudkan masyarakat sehat. Hal ini tentu membutuhkan dukunganlingkungan di sekitar masyarakat itu bersih dan nyaman. Pasalnya, untuk mencapai hal tersebut perlu dilakukan langkah-langkah yang sistematis serta terencana dengan baik.

    “Kalau mau hidup sehat, itu harus dilakukan secara bersama-sama dengan penuh kesadaran, kemauam dan kemampuan berprilaku hidup sehat. Kalau tidak begitu, tidak akan terciptanya kualitas hidup sehatnya,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan HATS Kota Sukabumi, Andang mengaku, kegiatan kampanye anti tembakau yang diselenggaran oleh jajarannya itu, untuk mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman serta memberikan perlindungan kepada masyarakat yang bukan perokok.

    Dia berharap, masyarakat yang berasal dari lintas sektoral, lintas program serta organisasi profesi dan dari kalngan pelajar ini untuk ikut terlibat dalam penegakan Perda KTR di lingkungan Kota Sukabumi.  “Diharapkan output dari kegiatan ini, terselenggaranya pemberian edukasi dalam perilaku hidup sehat kepada masyarakat di tujuh KTR serta adanya gerakan masyarakat hidup sehat tanpa rokok,” terangnya.

    Sementara itu, “Team Sidak Anti Rokok” yang secara tiba-tiba blusukan ke Gedung DPRD, sempat berdialog dengan Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Asep L. Sukmana, SH., M.Si. Dalam pada itu, Sekretaris DPRD yang didampingi Kabag Umum Setwan, Harlina Mulyawati, SH., memberikan penjelasan singkat mengenai Perda larangan merokok di kawasan Bebas Rokok  sebagai “Produk” DPRD, yang harus disosialisasikan kepada masyarakat.

    “Kami mendukung aksi ini, justeru sebagai wujud nyata untuk menyosialisasikan Perda Larangan Merokok,” tandasnya. Memang, lanjutnya, perlu adanya pembinaan kepada masyarakat yang sudah kadung menjadi perokok berat. (B/Bay/Mz)

    Last Updated on Friday, 16 June 2017 10:42
     
    << Start < Prev 41 42 43 44 45 46 Next > End >>

    Page 44 of 46