Monday, 22 Jan 2018
 
 
DPRD KOTA SUKABUMI
PEMKOT SUKABUMI RAIH WTP UNTUK KETIGA KALINYA PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 06 June 2017 10:53

Juanda, (Humas Setwan).- Pemkot Sukabumi untuk kali ketiga, berhasil meraih penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kota yang hanya memiliki luas wilayah 48 kilometer ini berhasil mempertahankan raihan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan di lingkungan Pemkot Sukabumi.


Penerimaan penghargaan melalui penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) itu, diterima langung oleh Walikota Sukabumi, M Muraz dari Kepala BPK RI Perwakilan Propinsi Jawa Barat, Arman Syifa di Aula Kantor BPK Jawa Barat di Jalan Moch Toha Pelindung Hewan, Astanaanyar, Kota Bandung, Senin (5/6/2017).

“Alhamdulillah, penghargaan WTP yang ketiga kalinya ini, kita terima dan ini berkat kerja keras seluruh Aparat di lingkungan Pemkot Sukabumi,” tuturnya kepada Radar Sukabumi.

Menurut Walikota, sebagai orang yang bertanggung jawab atas penggunaan keuangan di lingkungan Pemkot Sukabumi, merasa bangga atas pencapaian itu.

Sebab, pada tahun anggaran 2016 lalu, pengelolaan keuangan di internal yang dipimpinnya itu diperiksa dua lembaga, yakni, BPK dan Kantor Akuntan Publik yang menjadikan Pemkot Sukabumi sebagai pilot projek.

“Tahun lalu, Kota Sukabumi di jadikan sample dan satu-satunya daerah di Jabar yang di periksa oleh dua lembaga secara bersamaan, dan hasilnya ternyata baik,” lanjutnya.

Atas penghargaan yang diraih Pemkot Sukabumi, tandas Walikota, setiap SKPD untuk tidak merasa berpuas diri. Penghargaan tersebut harus di jadikan suatu motivasi dalam meningkatkan kinerja guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan WTP yang hattrick ini. Kita tidak berpuas diri, tapi akan memicu untuk lebih meningkatkan kinerja dan pelayanan yang lebih baik lagi,” papar Muraz.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Yunus Suhandi mengaku, dirinya sangat mengapresiasi atas diraihnya penghargaan WTP oleh Pemkot Sukabumi tiga tahun berturut-turun tersebut.

Secara kasat mata, menurutnya, proses pengelolaan dan pertanggung jawaban keuangan di internal Pemkot Sukabumi sudah sangat baik. Terbukti, dari hasil LHP setiap tahunnya mengantarkan Pemkot Sukabumi meraih perdikat WTP itu.

“Saya ikut bangga, semoga raihan yang baik ini terus dapat ditingkatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Politisi Golkar itu. (B/Bay/Mz).

Last Updated on Friday, 16 June 2017 10:52
 
PERS SANGAT BERPERAN DALAM MENJAGA TOLERANSI PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 05 June 2017 13:03

Juanda, (Hunas Setwan).- Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat silaturahmi dengan wartawan yang tergabung dalam Sukabumi Journalist Forum (SJF), Minggu (4/6’17), mengatakan pers atau jurnalis sangat berperan dalam menjaga tolenrasi khususnya antarumat beragama untuk menjaga keutuhan bangsa ini.

"Media merupakan pilar keempat demokrasi dan keberadaannya sangat penting bagi bangsa ini apalagi kemajuan teknologi banyak produk berita yang cepat tersebar dan mendukung untuk menjaga toleransi di tengah masyarakat," katanya.


Pemerintah sangat membutuhkan keberadaan pers sebagai penyeimbang dan benteng penghalang oknum yang menyebarkan informasi intoleran seperti di media sosial. 

Untuk itu, pihaknya meminta agar wartawan yang bertugas di Sukabumi bisa menjadi percontohan nasional dalam menjaga keutuhan bangsa dan toleransi di tengah masyarakat. Sehingga serangan-serangan berita hoax bisa "dicounter" oleh produk berita yang dihasilkan oleh setiap insan jurnalis yang berpegang teguh kepada Undang-Undang tentang Kebebasan Pers.

"Masyarakat saat ini sudah pintar memilih produk berita yang beredar baik di dunia maya maupun lainnya dan sudah bisa membedakan berita hoax dengan berita hasil jurnalis yang benar-benar menjunjung tinggi profesionalisme," terangnya.

Politisi PKS yang telah malang-melintang di dunia pemerintahan ini  meminta,  kepada seluruh wartawan di Sukabumi agar bisa menyajikan berita-berita yang bisa membuat sejuk di masyarakat, tetapi tidak meninggalkan idealisme seperti memberikan kritik yang membangun.

Pemkot Sukabumi, pungkasnya, tidak bisa lepas dari keberadaan pers dan diharapkan bisa berjalan beriringan untuk mempercepat pembangunan khususnya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. (B/Bay/Mz)

 

Last Updated on Friday, 16 June 2017 10:51
 
SEMBOYAN "SAYA INDONESIA, SAYA PANCASILA" MENGIRINGI KHIDMATNYA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA DI KOTA SUKABUMI PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 01 June 2017 12:34

Juanda,(Humas Setwan).- Persis pukul 6.30 WIB., Sekretariat DPRD Kota Sukabumi melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila, Kamis (1/6’17),di Halaman Gedung DPRD, dengan Inspektur Upacara Sekretaris DPRD Asep L. Sukmana, SH.,M.Si. Upacara tersebut,dihadiri para Kabag, Kasubag, dan Staf Sekretariat DPRD Kota Sukabumi. Pada kesempatan tersebut naskah Pancasila dibacakan Sekretaris DPRD, dan Kasubag Umum Taufiq mendapat tugas untuk membacakan naskah Pembukaan Undang-undang Dasar 1945. Staf Sekretariat DPRD Iwan Fauzi, turut memberikan dorongan suasana khidmat melalui pembacaan do'a.


Dalam sambutannya, Sekretaris DPRD Kota Sukabumi menerangkan, Presiden RI telah menetapkan Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni sebagai hari libur nasional. Tahun ini, merupakan tanggal merah pertama peringatan Hari Lahir Pancasila. Namun seluruh instansi Pemerintah, baik di Pusat, daerah, maupun perwakilan Pemerintah di luar negeri, serta BUMN/BUMD diminta untuk masuk kerja, guna menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni 2017.

1 Juni 2017, jelas Asep, menjadi sejarah karena Indonesia pertama kalinya menyelenggarakan Peringatan Hari Lahir Pancasila. Karena menurutnya kita tahu betul, Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara Republik Indonesia, harus diketahui asal usulnya oleh bangsa Indonesia dari waktu ke waktu dan dari generasi ke generasi. “Sudah jelas Tujuannya agar kelestarian dan kelanggengan Pancasila senantiasa diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, dan itu dikembalikan lagi kepada jiwa dan bathinnya kita masing-masing sebagai anak bangsa,” ungkapnya.

Selama kurang lebih satu jam upacara yang dilaksanakan secara sederhana Di Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, namun berjalan dengan penuh kekhidmatan. Usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-72 tersebut, Sekretaris DPRD Kota Sukabumi beserta para Kabag dan Kasubag juga Staf, kemudian menggabungkan diri dengan suasana peringatan Tingkat Kota yang dikonsentrasikan di Halaman Parkir Timur Balaikota.

Di Balaikota, Pimpinan dan sejumlah perwakilan Anggota DPRD, bersama FORKOMPIMDA, serta para Pejabat Pemda dan segenap Karyawan di lingkungan Pemerintah Kota  Sukabumi, Unsur TNI dan Polri, di samping perwakilan elemen daerah, larut pula dalam kekhidmatan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang ke-72. Pada kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi HM. Muraz, bertindak selaku upacara. Sementara, Komandan Upacara salah satu Perwira Pertama Kodim 0607 Sukabumi, Kapten Dikdik, yang menjabat sebagai Danramil Cibadak. (B/Bay/Mz)

Last Updated on Friday, 16 June 2017 10:50
 
PERPRES RI NOMOR 54 TAHUN 2017, KOMITMEN PEMERINTAH UNTUK PENGUATAN PANCASILA PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 02 June 2017 11:03

Juanda, (Humas Setwan).- Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., pada upacara Pengibaran Bendera Sang Merah Putih, dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2017 Tingkat Kota Sukabumi, Kamis (1/6’17) mengemukakan, Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses, yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945, yang dipidatokan oleh Ir. Soekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945 dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.


Jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara menurut Presiden, mengingatkan bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Namun kehidupan berbangsa dan bernegara, saat ini sedang mengalami tantangan dan ujian, karena ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebhinekaan dan keikaan, serta ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila, dan diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax atau kabar bohong. Selain itu, semua pihak perlu belajar dari pengalam buruk negara lain, yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara.

Presiden RI juga menandaskan, dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, seluruh bangsa Indonesia bisa terhindar dari masalah tersebut, dan menjadi rujukan masyarakat internasional, untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur, ditengah kemajemukan. Oleh karenanya, Presiden RI mengajak peran aktif para Ulama, Ustadz, Pendeta, Pastor, Bhiksu, Pendeta, Tokoh Masyarakat, Pendidik, Pelaku Seni dan Budaya, Pelaku Media, Jajaran Birokrasi, TNI dan Polri, serta seluruh komponen warga masyarakat, untuk menjaga Pancasila, pemahaman dan pengalaman Pancasila, dalam bermasyarakat dan bernegara harus terus ditingkatkan.

Adapun komitmen pemerintah untuk penguatan Pancasila tegas Presiden, sudah jelas dan sangat kuat, yakni dengan diundangkannya Peraturan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2017, Tentang Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila, yang bertugas untuk memperkuat Pengamalan Pancasila, dalam kehidupan sehari-hari, yang terintegrasi dengan program-program pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program lainnya, menjaga Perdamaian, Persatuan dan Persaudaraan, saling bersikap santun, menghormati dan toleran serta saling membantu untuk kepentingan bangsa. Selain itu,

“Saya mengajak kepada seluruh bangsa Indonesia,  agar saling bahu-membahu dan bergotong royong, demi kemajuan Indonesia, serta mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila. Kita Indonesia, Kita Pancasila. Semua Anda Indonesia, Semua Anda Pancasila. Saya Indonesia, Saya Pancasila,” ungkapnya.(B/Bay/Mz)

Last Updated on Friday, 16 June 2017 10:50
 
WALIKOTA OPTIMIS PEMBANGUNAN PASAR PELITA PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 31 May 2017 11:01

SUKABUMI- Walikota Sukabumi, HM Muraz, kepada pers dalam bincang-bincang ringann di Balaikota, baru-baru ini, menegaskan bahwa pembangunan Pasar Pelita bisa dimulai usai Idul Fitri.

Hal tersebut sekaligus menjawab aksi sejumlah LSM yang selama ini mendesak pihak Pemda terkait pembangunan Pasar Pelita.“Mudah mudahan setelah lebaran sudah bisa dimulai pembangunannya. Saya minta doa dari semua pihak, saya optimis tahun ini sudah mulai bisa terealisasi, ” ungkap Walikota.

Last Updated on Friday, 16 June 2017 10:49
Read more...
 
<< Start < Prev 21 22 23 24 25 26 Next > End >>

Page 22 of 26