Monday, 22 Jan 2018
 
 
DPRD KOTA SUKABUMI
POSYANDU MERUPAKAN SALAH SATU SARANA KESEHATAN BERBASIS MASYARAKAT PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 05 January 2018 16:19

WALIKOTA : "POSYANDU MERUPAKAN SALAH SATU SARANA KESEHATAN BERBASIS MASYARAKAT"

Juanda, (Humas Setwan).-“Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu sarana kesehatan berbasis masyarakat, yang memberikan pelayanan dalam bidang kesehatan dan KB (Keluarga Berencana). Namun dalam perkembangannya, Posyandu juga diharapkan dapat menggalang partisipasi dari berbagai pihak, dalam rangka upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan pengembangan Posyandu ini, diantaranya meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai kegiatan, khususnya dalam bidang pendidikan, ekonomi dan bina keluarga, seperti bina keluarga balita, remaja dan lansia, yang dikelola dari, untuk, oleh dan bersama masyarakat, dalam rangka upaya menciptakan kemudahan kepada masyarakat, untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar, pendidikan dini dan kebutuhan hidup minimal. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui pendekatan pemeliharaan kesehatan ibu dan anak, memotivasi para ibu untuk memperhatikan pendidikan anak sejak dini, dan cara-cara memperoleh tambahan penghasilan keluarga,” Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menandaskan.

Read more...
 
3.719 PETANI DKP3 KOTA SUKABUMI MENDAPAT KARTU TANI TAHAP PERTAMA PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 05 January 2018 08:55

3.719 PETANI DKP3 KOTA SUKABUMI MENDAPAT KARTU TANI TAHAP PERTAMA

Juanda, (Humas Setwan).- DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan) Kota Sukabumi, sudah menyerahkan Kartu Tani tahap pertama kepada 3.719 petani yang tergabung dalam 149 Kelompok Tani, dari 4.340 petani yang tergabung dalam 155 Kelompok Tani di Kota Sukabumi. Sedangkan sisanya sebanyak 621 petani yang tergabung dalam 6 Kelompok Tani, menurut Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Ir. Hj. Kardina Karsoedi, M.T. didampingi Sekretaris DKP3 Kota Sukabumi. drh. Ate Rahmat, M.Si., akan diserahkan pada tahap kedua.

Kardina menjelaskan, pada tahap pertama penyerahan Kartu Tani ini, yang paling banyak di wilayah Kecamatan Lembursitu, yakni mencapai 1.024 petani, disusul wilayah Kecamatan Cibeureum 714 petani, Kecamatan Baros 618 petani, Kecamatan Warudoyong 539 petani, Kecamatan Gunungpuyuh 364 petani, Kecamatan Citamiang 262 petani, dan yang paling sedikit di wilayah Kecamatan Cikole 198 petani.

“Apabila masih ada petani di Kota Sukabumi yang belum terdata, agar segera melapor ke DKP3 Kota Sukabumi, untuk diurus supaya mendapat Kartu Tani pada tahap kedua, berbarengan dengan 621 petani yang tergabung dalam 6 Kelompok Tani. Adapun persyaratan untuk mendapatkan Kartu Tani ini, yakni harus benar-benar petani warga Kota Sukabumi, serta harus memiliki atau menggarap lahan paling luas 2 hektar. Sedangkan untuk jenis pertaniannya, bisa padi atau sayuran,” terangnya.

Maksud dan tujuan diserahkannya Kartu Tani oleh pemerintah ini, menurutnya, untuk memudahkan para petani dalam menerima bantuan. Diantaranya untuk mendapat AUTP (Asuransi Usaha Tanaman Padi) dan subsidi berupa pemotongan harga pupuk sebesar Rp. 400,00 untuk setiap per kilogramnya. Sebagai salah satu contohnya, harga eceran pupuk di pasaran di Kota Sukabumi sebesar Rp. 1.200,00 per kilogram, namun khusus untuk para petani yang memiliki Kartu Tani, karena sudah disubsidi oleh pemerintah sebesar Rp. 400,00, jadi hanya membayar Rp. 800,00 untuk setiap per kilogramnya, dan subsidinya ada di Kartu Tani.

“Diserahkannya Kartu Tani ini, untuk memudahkan pemerintah mengecek pemberian subsidi, yang bisa dimanfaatkan oleh para petani secara cepat, serta Kartu Tani ini akan diuji coba pada awal tahun 2018 ini, di seluruh Pulau Jawa,” jelasnya. Pemerintah Daerah, katanya, diminta oleh Pemerintah Pusat, untuk menentukan Harga Eceran Terendah di masing-masing daerahnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan.

Kepala DKP3 Kota Sukabumi dan Sekretaris DKP3 Kota Sukabumi mengharapkan, dengan adanya AUTP dan subsidi berupa pemotongan harga pupuk ini, dapat meningkatan minat petani serta dapat meningkatkan hasil produksi pertaniannya. Sebab para petani tidak akan kesulitan dalam mendapatkan pupuk dengan harga lebih murah. Dengan demikian, pendapatan dan kesejahteraan para petani dapat meningkat.

Fatimah, SE., Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, menyatakan kegemberiaannya, karena menurutnya dengan begitu para Petani merasa diperhatikan eksistensinya oleh Pemerintah Daerah, selain sebagai pembinaan institusional secara resmi.”Lahan pertanian di Kota Sukabumi masih luas, dan itu harus dipertahankan, siapa lagi kalau bukan orang Kota Sukabumi yang menginginkan lahan hijau pertanian yang bisa mempertahankannya,” ungkap Sarjana  Alumny SMA 1 Kota Sukabumi ini. (B/Bay/Mz/Jang/Oge/Dea)

 
KAWASAN KUMUH DI KOTA SUKABUMI HINGGA AKHIR TAHUN 2017 TELAH TERSELESAIKAN KURANG LEBIH 35 HEKTAR PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 04 January 2018 11:04

KAWASAN KUMUH DI KOTA SUKABUMI HINGGA AKHIR TAHUN 2017 TELAH TERSELESAIKAN KURANG LEBIH 35 HEKTAR

Juanda, (Humas Setwan).- Kawasan kumuh di Kota Sukabumi, hingga akhir tahun 2017 telah terselesaikan kurang lebih 35 hektar, dari total kawasan kumuh kurang lebih 139,02 hektar. Kepala DPU-PRP-KPP (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kota Sukabumi, Dr. Ir. H. Asep Irawan, M.Sc. menjelaskan, penuntasan kawasan kumuh tersebut ditangani melalui program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh), sebagai salah satu upaya strategis Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen (Direktorat Jenderal) Cipta Karya Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) RI. Program tersebut terdiri dari NSUP (National Slum Upgrading Program) dan NUSP-2 (Neighborhood Upgrading and Shelter Project Phase 2).

Read more...
 
WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENYERAHKAN 1700 SERTIFILAT TANAH GRATIS PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 05 January 2018 08:17

WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENYERAHKAN 1.700 SERIFIKAT TANAH GRATIS

Juanda, (Humas Setwan).- Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., didampingi Kepala Kantor ATR BPN (Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional) Kota Sukabumi, A. Wajah Ganjar, kembali menyerahkan 1.700 Serifikat Tanah Gratis secara simbolis, kepada warga masyarakat Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, melalui program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) Tahun 2017, yang digulirkan oleh Kementerian ATR BPN, tepatnya tanggal 3 Januari 2018, di Ruangan Pertemuan Kantor Kelurahan Cikundul. Hadir pada kesempatan tersebut, Camat Lembursitu, Kapolsek Lembursitu, Lurah Cikundul, dan para tamu undangan lainnya.

Read more...
 
PADA TAHUN 2018 SEBANYAK 210 PNS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA SUKABUMI MEMASUKI MASA PENSIUN PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 04 January 2018 10:49

PADA TAHUN 2018 SEBANYAK 210 PNS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA SUKABUMI MEMASUKI MASA PENSIUN

Juanda, (Humas Setwan).- PLT (Pelaksana Tugas) Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si. mengungkapkan, pada tahun 2018, sebanyak 210 PNS (Pegawai Negeri Sipil) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi memasuki masa pensiun, dari mulai Pejabat Eselon II. III dan IV serta Pelaksana. Sedangkan pada tahun 2017, PNS yang pensiun berjumlah 100 orang. Dengan demikian, selama tahun 2017 dan 2018, jumlah PNS yang pensiun mencapai 310 orang. Sementara pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah PNS yang pensiun rata-rata mencapai lebih kurang 100 orang. Disamping yang pensiun, juga ada PNS yang meninggal dunia. Adapun Pejabat Eselon II yang memasuki masa pensiun pada tahun 2018, diantaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Staf Ahli Walikota Sukabumi Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, serta Kepala Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Kota Sukabumi.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 3 of 26