Tuesday, 19 Sep 2017
 
 
PEMERINTAH KOTA SUKABUMI SIAP MEREALISASIKAN SMART CITY PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 25 August 2017 13:38

PEMERINTAH KOTA SUKABUMI  SIAP MEREALISASIKAN SMART CITY

Juanda, (Humas Setwan).- Bertempat di Operation Room Setda Kota Sukabumi, Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dr. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., baru-baru ini, memimpin Rapat Rencana Aksi Smart City Kota Sukabumi Tahun 2017-2025.

 

 

“Seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi sudah siap merealisasikan smart city. Karena seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi  sudah memiliki aplikasi sendiri, namun belum terintegritas dalam satu sistem. Apabila  sudah terintegritas dalam satu sistem, warga masyarakat akan lebih mudah mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan,” tandas Walikota.

Perpaduan antara RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) Kota Sukabumi Tahun 2015-2025 dengan Konsep Smart City Tahun 2017-2025 ini, terang Walikota, melahirkan 5 pilar. Yakni Smart Governance untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, Informatif dan responsif, Smart Living untuk mewujudkan Kota Sukabumi yang sehat dan pelayanan yang baik, Smart People untuk meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) melalui pendidikan, Smart Ekonomi untuk menumbuhkan produktivitas dengan kewirausahaan dan semangat inovasi, serta Smart Environment untuk meningkatkan kualitas manajemen SDA (Sumber Daya Alam) yang ramah lingkungan.

Dikemukakan pula, saat ini Kota Sukabumi merupakan salah satu kota di Indonesia, yang berkomitmen untuk mengimplementasikan smart city, serta menempati peringkat 8 dari 25 kota dan kabupaten yang menjadi proyek percontohan smart city di Indonesia.

“Pengertian smart city ini sangat luas, diantaranya smart lingkungan, pendidikan dan kesehatan. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Pusat melalui Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional), Kemenkomin­fo (Kementerian Komunikasi dan Informatika), Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) dan KemenPAN-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) sudah membentuk sebuah tim, dan salah satunya Kota Sukabumi menempati posisi 10 besar, dalam kesiapan dan beberapa aspek yang dinilai memenuhi persyaratan sebuah kota menjadi smart city,” ungkapnya.

 

Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya Rapat Rencana Aksi Smart City Kota Sukabumi Tahun 2017-2025 ini, Kota Sukabumi bisa lebih melakukan pembenahan dalam berbagai aspek, untuk menuju smart city, termasuk adanya peran serta masyarakat dan kesiapan SDM yang lebih mumpuni, dan diharapkan outputnya dapat dimanfaatkan oleh semua pihak, untuk memajukan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi. (B/Bay/Mz/Oge).