Selamat Datang di Wabsite Resmi
DPRD Kota Sukabumi
Monday, 19 Nov 2018
 
 
    DPRD BERHARAP BEKAS TERMINAL INDUK KOTA SUKABUMI DIJADIKAN KEK PDF Print E-mail
    Written by Administrator   
    Friday, 19 May 2017 09:07

    Juanda, (Humas Setwan).- Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sukabumi meminta kepada Pemerintah Kota, agar menjadikan lahan eks Terminal Sudirman yang berlokasi di Jalan Sudirman, dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kendati dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) akan dijadikan Ruang Hijau Terbuka (RTH).

    Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Ardian Dinata baru-baru ini mengatakan, jika melihat sekarang kondisi eks terminal Sudirman dengan luas 5.000 meter persegi itu, sangat strategis apabila dijadikan sebagai pusat bisnins untuk menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD).

    “Kami akan mencoba mengusulkan ke Pemkot Sukabumi agar eks terminal itu dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus. Sebab sangat menunjang pula terhadap kehadiran usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) serta pelaku usaha lainnya,” ungkapnya.

    Lokasi tersebut, menurutnya, sangat strategis apabila dijadikan sebagai pusat hiburan dengan membangun bioskop. Hampir 80 persen warga Kota Sukabumi mencari hiburan ke luar daerah. Peluang, tandasnya, harus ditangkap Pemkot Sukabumi.

    Ardian mengakui, jika usulan itu akan berbenturan dengan RT/RW yang sudah ada, Pemkot Sukabumi perlu melakukan perubahan Peraturan Daerah (Perda) kalau bertujuan untuk kepentingan masyarakat.

    Diyakininya, bekas terminal tersebut apabila dijadikan kawasan bisnis, akan menjadi daya tarik bagi para investor, sehingga berkontribusi kepada laju investasi di Kota Sukabumi."Dan memang kalau di tata dengan baik, maka RTH dalam sebuah kawasan masih tetap bisa dilakukan,” ujarnya.

    Politisi muda Gerindra Kota Sukabumi mengemukakan pula, Pemkot Sukabumi belum mempunyai master plan (rencana induk) Kawasan eknomi khusus (KEK).KEK itu sebagai salah satu upaya untuk mempercepat pencapaian pembangunan ekonomi. Pengembanganya, lanjut Ardian, bertujuan untuk untuk mempercepat perkembangan daerah dan sebagai model terobosan pengembangan kawasan untuk pertumbuhan ekonomi, antara lain industri, pariwisata, dan perdagangan sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan. (B/Bay/Mz)

    Last Updated on Friday, 16 June 2017 10:39