Selamat Datang di Wabsite Resmi
DPRD Kota Sukabumi
Sunday, 09 Dec 2018
 
 
    IKIAD KOTA SUKABUMI BERBAGI DENGAN ANAK YATIM PIATU PDF Print E-mail
    Written by Administrator   
    Wednesday, 03 October 2018 21:02

    IKIAD KOTA SUKABUMI BERBAGI DENGAN ANAK YATIM PIATU

    Juanda, (Humas Setwan).- Dalam rangka melaksanan visi misi Kota Sukabumi mewujudkan masyarakat yang religius, nyaman, dan sejahtera (Renyah), saat ini Pemerintah Kota Sukabumi menggiatkan gerakan menyantuni anak yatim piatu. Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, saat beraudinesi dengan PGRI di Balaikota, (3/9’18), sempat mengingatkan hal tersebut, yang menurutnya memperkuat dan memperkokoh keagamaan bagi masyarakat salah satunya dengan menyantuni anak yatim piatu,''Gerakan menyantuni anak yatim piatu ini juga dalam rangka menciptakan semangat ukhuwah Islamiah,” tandasnya.

    Gerakan menyantuni anak yatim piatu, himbaunya, harus diikuti seluruh SKPD di lingkungan Pemda Kota Sukabummi dan seluruh potensi masyarakat Kota Sukabumi. Khususnya di lingkungan Pemerintah Daerah, anak yatim piatu yang menjadi target sasaran bantuan, sehingga nantinya akan lahir keberkahan.

    Upaya tersebut menurutnya, dimulai dengan kegiatan santunan anak yatim terhadap ratusan anak yatim piatu di Kantor Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, bersamaan dengan kegiatan Gebyar Muharam.

    “Pemkot akan meningkatkan bantuan untuk panti asuhan yatim piatu sehingga bisa lebih layak. Ini harus menjadi kepedulian kita,  seringkali ketika berkunjung ke panti asuhan mendengarkan adanya keluhan bantuan yang hanya cukup untuk beberapa hari saja,” ungkapnya.

    Secara bertahap, kata Walikota Sukabumi, bantuan akan terus ditingkatkan. Sekali lagi ditegaskannya,  anak-anak yatim piatu ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar Kota Sukabumi khususnya dan calon pemimpin generasi akan datang.

    “Selain bantuan hal yang penting lainnya yakni peningkatan pelayanan dasar kepada anak yatim baik pendidikan, kesehatan maupun yang lainnya. Ke depan tidak boleh ada anak-anak yatim. yang tidak sekolah. Khususnya anak yatim ketika usia sekolah wajib menempuh pendidikan formal dan non-formal,” terangnya.

    Walikota Sukabumi menandaskan, mereka harus memiliki keterampilan. Oleh karena, menurutnya pemkot mempunyai program unggul yakni Sukabumi Kelurahan Entreprenuership Center (Kece) dan pendidikan vokasi.

    Kegiatan tersebut seperti diharapkannya, mendorong anak yatim menjadi wirausaha muda. Sehingga ketika keluar dari panti mereka nantinya memiliki keterampilan dan siap terjun langsung ke masyarakat.

    “Saat mereka mandiri nantinya bisa membiayai adik-adik mereka di panti melalui pola asuh atau anak angkat,” ujarnya.

    Sementara itu, bagi Ikatan Isteri-isteri Anggota DPRD (IKIAD) Kota Sukabumi, seperti dijelaskan Ketua IKIAD Kota Sukabumi, sudah menjadi program tahunan secara rutin.

    Baru-baru ini seperti dijelaskan Erni, bertempat di Gedung DPRD Kota Sukabumi dalam acara “pengusapan anak yatim” IKIAD mengadakan acara berbagai dengan menyantuni 300 orang anak yatim piatu, dan selain itu juga kepada para Lansia Panti Jompo.

    “Kalau 300 anak yatim piatu itu tersebar di 3 daerah pemilihan (Dapil) di Kota Sukabumi,” terangnya. (Admin)