Selamat Datang di Wabsite Resmi
DPRD Kota Sukabumi
Friday, 14 Dec 2018
 
 
    RIDWAN KAMIL-UU RUZHANUL ULUM DIRESMIKAN PRESIDEN RI PDF Print E-mail
    Written by Administrator   
    Friday, 07 September 2018 14:59

    RIDWAN KAMIL-UU RUZHANUL ULUM DIRESMIKAN PRESIDEN RI

    Juanda, (Humas Setwan).-Presiden RI Joko Widodo melantik sembilan Gubernur dan Wakil Gubernur hasil Pilkada Serentak 2018 di Istana Negara, Jakarta, Rabu kemarin (5/9’18). Salah satu diantaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih Periode 2018-2023, Mochamad Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum. Prosesi pelantikan dimulai sekitar Pukul 10.00 WIB. Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pelantikan dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia. Kemudian Presiden memandu jalannya pengucapan sumpah dan janji jabatan yang diikuti para Gubernur dan Wakil Gubernur.

    Setelah itu, Presiden juga para Gubernur dan Wakil Gubernur menandatangani berita acara pelantikan. Prosesi pelantikan diakhiri dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta ucapan selamat dari Presiden dan Wakil Presiden RI juga para Menteri Kabinet Kerja dan para tamu undangan.

    Delapan Gubernur dan Wagub lainnya yang dilantik pada hari ini, yaitu: Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman; Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah; Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi dan Lukman Abunawas.

    Kemudian Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin; Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana; Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dan Ria Norsan; Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor B Laiskodat dan Josef Nai Soi; serta Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Klemen Tinai.

    Pelantikan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada Rabu dipercepat dari rencana awal yang akan dijadwalkan 27 September mendatang.

    Sekilas singkat kedua putra daerah yang jadi petinngi di Jawa Barat, meski sama-sama merupakan putra daerah Jawa Barat, namun keduanya memiliki sejumlah latar belakang yang berbeda, baik pendidikan maupun sejarah karier.

    Ridwan Kamil lahir di Kota Bandung 46 tahun silam. Ia mengenyam bangku pendidikan dasar hingga menengah atas di kota yang sama. Ia kemudian menempuh perkuliahan bidang Arsitektur di Institut Teknologi Bandung. Arsitektur dan tata kota rupanya menjadi fokus keilmuan yang ia minati, sehingga dirinya melanjutkan studi dengan beasiswa di University of California, Berkeley.

    Selepas meraih gelar Master of Urban Design, pria yang akrab disapa Emil ini sempat bekerja di sejumlah firma arsitektur di Amerika Serikat. Sepulangnya ke Indonesia, ia mendirikan Urbane di Kota Bandung pada 2004. Urbane merupakan perusahaan berbasis jasa di bidang konsultasi perencanaan, arsitektur, dan desain. Beberapa kali perusahaan ini menggarap proyek-proyek luar negeri.

    Kariernya di bidang politik dimulai ketika dirinya dicalonkan menjadi Wali Kota Bandung dari kalangan profesional oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra. Ia kemudian berhasil memenangkan suara pemilih dan menjadi Wali Kota Bandung periode 2013-2018 dengan Oded Muhammad Danial sebagai Wakil Wali Kota.

    Sementara itu, Uu Ruzhanul Ulum telah berkecimpung di dunia politik sejak usia muda. Ia didaulat menjadi pengurus Ranting PAC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di usia 18 tahun.

    Pria kelahiran Tasikmalaya, 10 Mei 1969 ini juga menempuh pendidikan dasar hingga sarjana di kota yang sama. Selain pendidikan umum, ia pun mendapat pendidikan pesantren di sejumlah pondok pesantren.

    Ia mendapat gelar sarjana dari Fakultas Ekonomi Manajemen Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Tak lebih dari tiga tahun pasca-kelulusannya, ia berhasil menduduki kursi DPRD Tasikmalaya. Karier politiknya pun terus menanjak hingga ia akhirnya menjadi orang nomor satu di Tasikmalaya pada 2011. Jabatan Bupati Tasikmalaya diembannya dengan mengantongi dukungan dari sejumlah partai politik, yakni Partai Nasdem, PPP, Hanura, dan PKB.

    Dalam pada itu, di Kota Sukabumi Paslon Terpilih H.A.Fahmi-Andri Setiawan, seperti dikemukakan Staf Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, Elis Sukmawati, melihat dari jadwal kegiatan hasil Rapat Banmus DPRD Kota Sukabumi, akan dilantik Gubernur Jabar tanggal 20 September 2018.

    Selanjutnya menurut Elis, tanggal 21September 2018 akan dilaksanakan pula serah terima jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi masa bhakti 2013-2018, kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi terpilih periode 2018-2023.

    “Kami juga tengah mempersiapkan Rapat Paripurna dengan agenda Pidato Pertama Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih periode 2018-2023, yang Insya Allah akan dilaksanakan tanggal 21 September 2018 pada pukul 13.30 WIB.,” terangnya.  (Sumber data sebagian dari Humas Pemprov Jabar/Admin)