Selamat Datang di Wabsite Resmi
DPRD Kota Sukabumi
Saturday, 22 Sep 2018
 
 
  • Photo Title 1
  • Photo Title 2
  • Photo Title 3
  • Photo Title 4
  • Photo Title 5
DPRD KOTA SUKABUMI MENERIMA PENJELASAN LKPJ 2017 DAN LKPJ AKHIR MASA JABATAN DARI WALIKOTA HM. MURAZ PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 03 April 2018 12:00

Juanda, (Humas Setwan).- Dewan Perwakilan Rakyat DAERAH (DPRD) Kota Sukabumi melaksanakan Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Sukabumi tahun anggaran 2017 yang Kesatu masa persidangan III tahun 2018 di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Senin (2/4’18).

Pada sidang paripurna LKPJ tersebut dihadiri oleh Walikota Sukabumi, Forkompimda, Pejabat Teras Pemerintah Kota Sukabumi, Pimpinan TPPKK, Dharma Wanita, Ormas, Senat Mahasiswa, dan Pers serta undangan lainnya.

Sidang paripurna itu dibuka oleh ketua DPRD Kota Sukabumi Yunus Suhandi serta pidato penjelasan disampaikan oleh Walikota Sukabumi HM. Muraz.

"Rapat paripurna ini menyampaikan LKPJ tahun anggaran 2017 dengan penjelasan mengenai arah kebijakan Pemerintah Daerah, pengelolaan keuangan daerah secara makro, termasuk pendapatan dan belanja daerah serta tugas umum pemerintah," kata Muraz.

Dalam penjelasannya, disampaikan hal tersebut merupakan LKPJ yang dibahas oleh DPRD untuk rekomendasi perbaikan penyelenggaraan PPPemerintah Daerah, dan LKPJ akhir tahun 2017 serta akhir masa jabatan periode 2013-2018. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)  tahun 2017 dari 1 triliun 251 milyar 30 juta 618 ribu 240 rupiah dan terealisasi sebesar 1 triliun 216 milyar 204 juta 685 ribu 623 rupiah atau 97,22%. Adapun pendapatan daerah dalam RPJMD sebesar 1 triliun 111 milyar 154 juta 959 ribu 850 rupiah, dapat terealisasi 1 triliun 216 milyar 204 juta 685 ribu 623 rupiah atau 109,45%.

Komposisi tersebut terkait pendapatan asli daerah yang terealisasi sebesar 359 milyar 24 juta 19 ribu 506 rupiah, dari anggaran 361 milyar 188 juta 25 ribu 99 rupiah atau 99,4%. Jika dibandingkan dengan target PAD dalam RPJMD sebesar 215 milyar 454 juta 19 ribu 600 rupiah dengan tingkat capaiannya sebesar 167,64%.

Dana perimbangan terealisasi sebesar 699 milyar 677 juta 68 ribu 681 rupiah, dari anggaran sebesar 727 milyar 482 juta 706 ribu 958 rupiah atau 96,18%. Jika dibandingkan dengan target dana perimbangan dalam RPJMD sebesar 705 milyar 96 juta 4ribu 250 rupiah dengan capaiannya 103,17%.

Pendapatan daerah yang sah terealisasi sebesar 157 milyar 503 juta 597 ribu 436 rupiah, dari anggaran sebesar 162 milyar 359 juta 886 ribu 183 rupiah atau 97,01%, dibandingkan dengan target lain-lain pendapatan daerah yang sah dalam RPJMD sebesar 190 milyar 604 juta 936 ribu rupiah dengan tingkat capaian 85,18%.

Belanja tidak langsung TA 2017 dianggarkan 497 milyar 699 juta 401 ribu 193 rupiah, dapat terealisasi 439 milyar 739 juta 793 ribu 710 rupiah atau 88,35%.Dibandingkan dengan target belanja tidak langsung dalam RPJMD sebesar 556 milyar 732 juta 17 ribu 600 rupiah dengan tingkat capaian 78,99%.

Belanja langsung pada tahun 2017, dianggarkan sebesar 823 milyar 877 juta 522 ribu 338 rupiah, dapat direalisasikan sebesar 720 milyar 479 juta 623 ribu 303 rupiah atau 87,45%. Jika dibandingkan dengan target belanja langsung dalam RPJMD sebesar 577 milyar 922 juta 942 ribu 250 rupiah, dengan tingkat capaian 124,67%.

Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), pada  tahun anggaran 2017 diperoleh 133 milyar 418 juta 923 ribu 739 rupiah.

"Dalam penyajian uraian LKPJ ini dijelaskan dan digambarkan secara menyeluruh pelaksanaan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang telah dicapai oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Sukabumi antara lain, dengan menyajikan data dan informasi, fakta dan ilustrasi pelaksanaan kegiatan output dan outcome," terang Walikota Sukabumi.

Sedangkan strategi pembangunan Pemerintah Daerah, adalah upaya untuk mewujudkan pelayanan dasar yang lebih baikdan berkualitas, yakni dengan strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan, kependudukan, sosial ditambah dengan beberapa strategi untuk penyediaan ruang terbuka hijau, meningkatkan penanganan sampah, rutilahu, dan sanitasi rumah tinggal, serta meningkatkan kondisi infrastruktur jalan, jembatan, dan ketersediaan listrik dan air bersih.

Pada kesempatan tersebut dikemukakan pula, strategi pembangunan di Kota Sukabumi diantaranya diarahkan untuk mewujudkan reformasi birokrasi dan SDM yang berkualitas.“Dalam kaitan ini kebijakan yang dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi antara lain meningkatkan upaya pendidikan keagamaan bagi masyarakat, memberikan dukungan dan fasilitas serta melakukan koordinasi terhadap kegiatan keagamaan dan kesetiakawanan sosial yang dilaksanakan masyarakat, meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana serta prasarana peribadatan dan pendidikan keagamaan, peningkatan kualitas layanan perpustakaan daerah, juga menumbuhkan minat baca masyarakat,” tambahnya. Dia juga mengungkapkan berbagai prestasi tingkat provinsi, nasional, dan satu prestasi di tingkat internasional. Seluruhnya ada 171 prestasi, pungkasnya, yang kesemuanya penting untuk dipertahankan dan diperbaiki kekurangan-kekurangannya.   (B/By/Mz/Jg/Pras/Oge)

Last Updated on Monday, 09 April 2018 09:24