Saturday, 16 Dec 2017
 
 
190 ORANG HONORER K2 DAN GURU MULOK PENCAK SILAT DIANGKAT JADI THL PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 06 November 2017 08:49

190 ORANG HONORER K2 DAN GURU MULOK PENCAK SILAT DIANGKAT JADI THL

Juanda, (Humas Setwan).- Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., didampingi Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. dan Kepala BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si., menyerahkan SP THL (Surat Perintah Tenaga Harian Lepas) kepada 190 orang, yang terdiri dari 165 orang Honorer K2 (Kategori 2) dan 25 orang Guru Mulok (Muatan Lokal) Pencak Silat se Kota Sukabumi, Jum’at (3/11’17), di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.

“Diserahkannya SP THL ini, merupakan salah satu bukti nyata kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi, terhadap Honorer K2 dan Guru Mulok Pencak Silat, yang sudah beberapa tahun mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang nasibnya belum pasti, serta penghasilannyapun hanya mengandalkan dari sekolah masing-masing,” kata Walikota Sukabumi.

Pemerintah Kota Sukabumi memberi kesempatan kepada Honorer K2 dan Guru Mulok tersebut, untuk mendapatkan SP THL di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dengan kriteria yang sudah ditentukan oleh BKPSDM Kota Sukabumi, serta sistem pemberian penghasilannya ditanggung oleh Pemerintah Kota Sukabumi, dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Sukabumi, dan statusnya menjadi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Walikota Sukabumi meminta kepada seluruh Honorer K2 dan Guru Mulok yang sudah menjadi THL di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal melaksanakan tugas pekerjaan dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) masing-masing, disertai tanggungjawab, dedikasi, loyalitas dan disiplin yang tinggi, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada warga masyarakat. “Apabila ada Honorer K2 dan Guru Mulok tersebut yang tidak melaksanakan tugas dengan baik, akan ditindak secara tegas dan diberi sanksi, sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya beserta seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait, akan senantiasa berupaya optimal melakukan pemantauan kepada seluruh Honorer K2 dan Guru Mulok tersebut, khususnya yang berkaitan dengan tanggungjawab, dedikasi, loyalitas dan disiplin dalam melaksanakan tugas pekerjaannya, karena  seluruh Honorer K2 dan Guru Mulok tersebut, saat ini sudah resmi menjadi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Sukabumi, Hermansyah, dalam komentarnya mengatakan, peningkatan status kepegawaian merupakan hal yang lumrah sikap yang sangat bijaksana dari Pemerintah Kota. Hanya, diharapkannya betul-betul tidak menjadi beban APBD, serta dalam langkah kebijakan kepegawaiannya penempatan pegawai harus sesuai dengan disiplin ilmunya. (B/Bay/Mz/Oge)