Sunday, 19 Nov 2017
 
 
DPRD KOTA SUKABUMI
PERINGATAN KE 53 HKN TAHUN 2017 DI KOTA SUKABUMI PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 17 November 2017 14:23

PERINGATAN KE 53 HKN TAHUN 2017 DI KOTA SUKABUMI

Juanda, (Humas Setwan).- Upacara Peringatan Ke 53 HKN Tahun 2017 Tingkat Kota Sukabumi, Senin (13/11’17), di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi. Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., bertindak selaku Pembina Upacara. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, Ketua TP PKK Kota Sukabumi, para Asisten Daerah Setda Kota Sukabumi, para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan Instansi Vertikal, para Camat dan Lurah, serta para tamu undangan lainnya.

Read more...
 
KOTA SUKABUMI MERAIH PENGHARGAAN GERAKAN MENUJU 100 SMART CITY TAHUN 2017 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 17 November 2017 10:26

KOTA SUKABUMI MERAIH PENGHARGAAN GERAKAN MENUJU 100 SMART CITY TAHUN 2017

Juanda, (Humas Setwan).- Kota Sukabumi meraih penghargaan sebagai kota terbaik Gerakan Menuju 100 Smart City di Indonesia Tahun 2017. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan RI, Teten Masduki, kepada Kepala Dinas Kominfo (Komunikasi dan Informatika) Kota Sukabumi, Drs. H. Gabril Sukarman, M.Pd., mewakili Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., pada acara Seminar dan Malam Penganugerahan Gerakan Menuju 100 Smart City Tahun 2017, Kamis (15/11’17), di Hotel Santika Hayam Wuruk Jakarta, beserta Kabupaten dan Kota lainnya. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Kominfo (Komunikasi dan Informatika) RI, Rudiantara, S.Stat., MBA., serta diikuti oleh 24 Kota dan Kabupaten se Indonesia, yang terpilih dalam tahap pertama Gerakan Menuju 100 Smart City, dan telah berhasil menyusun Smart City Masterplan.

Read more...
 
TIANG PANCANG PASAR TRADISIONAL SEMI MODERN KOTA SUKABUMI SEDANG DIGARAP PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 07 November 2017 14:21

TIANG PANCANG PASAR TRADISIONAL SEMI MODERN KOTA SUKABUMI SEDANG DIGARAP

Juanda, (Humas Setwan).- Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., meninjau pembangunan tahap awal pemasangan tihang pancang Pasar Tradisional Semi Modéren Kota Sukabumi, tepatnya di tempat bekas Pasar Pelita Kota Sukabumi, yang digarap PT FAP (Fortunindo Artha Perkasa). Pada kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi menargétkan prosés pembangunan Pasar Tradisional Semi Modéren Kota Sukabumi, bisa selesai dalam jangka waktu satu tahun setengah.

Read more...
 
PEMERINTAH KOTA SUKABUMI AKAN MEMBERLAKUKAN SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN BERBASIS ELEKTRONIK PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 17 November 2017 09:47

PEMERINTAH KOTA SUKABUMI AKAN MEMBERLAKUKAN SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN BERBASIS ELEKTRONIK

Juanda, (Humas Setwan).- Kepala Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Sukabumi, Drs. H. Gabril Sukarman, M.Pd. mengemukakan, Pemerintah Kota Sukabumi, akan memberlakukan Sistem Pengelolaan Keuangan Berbasis Elektronik atau e-Budgetting, termasuk e-Planning dan e-Proccessing.

“Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara. Karena dengan pengelolaan keuangan yang baik dan sistem yang baik, akan berdampak pada anggaran yang bermanfaat, untuk meningkatan kesejahteraan warga masyarakat dalam berbagai bidang, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi warga masyarakat, sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa,” terangnya.

Dalam melakukan pengelolaan keuangan, lanjutnya, bukan hanya harus baik dari sisi pemerintahannya saja, tapi juga harus baik dari sisi dalam memperhatikan kesejahteraan warga masyarakatnya di berbagai bidang.

Selain itu, Kepala Diskominfo Kota Sukabumi menjelaskan pula, Pemerintah Kota Sukabumi saat ini sedang berupaya optimal merampungkan penyusunan blue print atau kerangka kerja secara terperinci, sebagai landasan pembuatan kebijakan smart city atau kota cerdas, dan quick win smart city sebagai langkah inisiatif yang mudah dan cepat dicapai untuk mewujudkan kota cerdas, serta akan dimasukan dalam RPJMD (Rencana Pembanguan Jangka Menengah Daerah) Kota Sukabumi.

Untuk kontennya, kat Gabriel, difokuskan pada 5 pilar, sesuai dengan yang diusung oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Antara lain smart building, smart governance, smart community, smart economy dan smart branding. Dijelaskannya, ke 5 pilar tersebut, harus sampai detail program kegiatan dan penganggarannya. Selain itu juga dijelaskan, dilaksanakannya program dan kebijakan tersebut, untuk memberi kemudahan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada warga masyarakat.

Selanjutnya Kepala Diskominfo Kota Sukabumi mengatakan, dengan berbagai program tersebut, di Kota Sukabumi semuanya akan berbasis elektronik, sehingga semuanya akan transparan. Disamping itu, Kepala Diskominfo Kota Sukabumi juga mengatakan merasa optimis, bahwa berbagai program tersebut, dalam jangka waktu satu atau dua tahun sudah terwujud.

Menyinggung pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dijelaskan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, dinilai sudah baik serta transparan dan akuntabel. Sebagai salah satu buktinya, Kota Sukabumi sudah 3 kali mendapat Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) secara berturut-turut dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI, tepatnya dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2017.

Sementara itu, Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Sukabumi yang juga Ketua Komisi I, Muhammad Faisal Anwar, menyatakan sangat menyetujui dengan rencana SPKBE tersebut."Cakep tuh rencana Pemkot, karena kita DPRD, bahkan masyarakat umum nantinya akan mengetahui tentang anggaran keuangan kita, mulai dari tahapan kebijakan Pemda, Rencana Umum Anggaran sampai oke. Ini langkah transparansi progressif Pemkot. Jelas terutama masyarakat akan sangat menunggu SPKBE Pemkot Sukabumi," kata Bang Jay, panggilan akrab Muhammad Faisal Anwar. (B/Bay/Mz/

 

 
PEMERINTAH KOTA SUKABUMI SAAT INI KEKURANGAN PNS SEBANYAK 1.100 ORANG Pemerintah Kota Sukabumi, saat ini kekurangan PNS (Pegawai Negeri Sipil) sebanyak 1.100 orang, di setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Hal tersebut diakibatkan, karena Pemerinta PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 07 November 2017 09:59

PEMERINTAH KOTA SUKABUMI SAAT INI KEKURANGAN PNS SEBANYAK 1.100 ORANG

Juanda, (Humas Setwan).- Pemerintah Kota Sukabumi, saat ini kekurangan PNS (Pegawai Negeri Sipil) sebanyak 1.100 orang, di setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Hal tersebut diakibatkan, karena Pemerintah Kota Sukabumi, dalam kurun waktu selama 10 tahun terakhir, tidak mendapat jatah penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dari Pemerintah Pusat. Sedangkan jumlah PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang pensiun, dalam setiap tahunnya rata-rata antara 90 sampai dengan 120 orang. Hal tersebut diungkapkan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M.

Menurutnya, kondisi ini semakin sulit diatasi oleh Pemerintah Kota Sukabumi, sebab Pemerintah Pusat masih memberlakukan moratorium pengangkatan CPNS, serta sangat berdampak pada kekurangan PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Pada awalnya, kata Walikota, jumlah PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi ini, mencapai 6.000 orang. Namun saat ini hanya tinggal tersisa sekitar 4.100 orang lagi. Adapun SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang paling banyak kekurangan PNS ini, yakni di sekolah-sekolah di lingkungan Dinas P dan K (Pendidikan dan Kebudayaan) Kota Sukabumi, sehingga banyak sekolah yang mengangkat guru honorer atau TKS (Tenaga Kerja Sukarela), akibat bertambahnya Rombel (Rombongan Belajar) di setiap sekolah.

“Selain di sekolah-sekolah, kekurangan PNS ini juga terjadi di Tingkat Pemerintahan Kelurahan. Buktinya dari hasil evaluasi dan pendataan PNS di 33 Kelurahan yang tersebar di 7 Kecamatan se Kota Sukabumi, diantaranya ada Kelurahan yang hanya memiliki 2 orang PNS. Keadaan yang sama juga terjadi di bidang kesehatan, khususnya untuk tenaga dokter, karena banyak tenaga dokter yang memasuki masa pensiun. Adapun upaya untuk menutupi kekurangan tenaga dokter ini, Pemerintah Kota Sukabumi terpaksa mengangkat TKK (Tenaga Kerja Kontrak) dokter, untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat,” lanjutnya.

Dari data tersebut, jelas Walikota, menunjukkan bahwa SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi yang paling banyak kekurangan dan membutuhkan PNS ini, yakni di bidang pendidikan dan kesehatan, termasuk di Tingkat Pemerintahan Kelurahan, karena banyak PNS di SKPD tersebut yang pensiun. Sedangkan moratorium penerimaan CPNS yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat, dinilai oleh berbagai kalangan terlalu lama. Sebab sangat berdampak pada berkurangnya jumlah PNS, khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Untuk itu, Walikota Sukabumi mengharapkan, agar Pemerintah Pusat dapat segera membuka kembali penerimaan CPNS, khususnya untuk Kota Sukabumi   (B/Bay/Mz/Oge)

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 19